Arti maupun pedesaan.memiliki modal kecil dan juga

Arti kata miskin menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia adalah  tidak berharta;
serba kekurangan (berpenghasilan sangat rendah). Sedangkan arti kemiskinan yang
juga menurut KBBI adalah hal miskin; keadaan miskin;- absolut situasi penduduk atau sebagian penduduk yang hanya dapat
memenuhi makanan, pakaian, dan perumahan yang sangat diperlukan untuk
mempertahankan tingkat kehidupan yang minimum.

Sebuah negara dapat dikatakan mengalami kemiskinan bila memiliki
ciri-ciri sebagai berikut : (Dr. Emil Salim dalam pidatonya pada 11 Februari
1976)

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

1)      Sebagian
penduduknya bekerja sebagai buruh tani dan tinggal di daerah pedesaan;

2)      Sebagian
penduduk desa ataupun kota merupakan seorang pengangguran atau setengah
penganggur dimana ia memiliki pekerjaan yang tidak tetap dan hasil dari
pekerjaannya itu tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup yang wajar; dan

3)      Serta
sebagian penduduk perkotaan maupun pedesaan.memiliki modal kecil dan juga
terbatas.

            Kemiskinan dapat dibagi menjadi
tiga menurut tingkat pendapatannya, yaitu:

1)      Kemiskinan
absolut

Seseorang dapat dikatakan mengalami kemiskinan absolut ini bilamana
pendapatannya berada di bawah garis kemiskinan yang artinya bahwa pendapatannya
tidak dapat mencukupi kebutuhan minimum sehari-harinya. Kebutuhan minimum
sehari-hari yang dimaksud adalah pangan, sandang, rumah dan juga pendidikan
yang diperlukan untuk kehidupan yang layak.

2)      Kemiskinan
relatif atau kemiskinan struktural

Seseorang dapat dikatakan mengalami kemiskinan relatif atau struktural ni
jika pendapatannya sudah berada di atas garis kemiskinan, namun masih lebih
rendah jika dibandingkan dengan masyarakat yang berada di sekitarnya. 

3)      Kemiskinan
kultural 

Kemiskinan bukan hanya dapat dilihat dari tingkat pendapatannya,
melainkan juga pada sikap orang tersebut. Seseorang dapat dikatakan mengalami
kemiskinan kultural ini jika memiliki sikap yang merasa bahwa mereka sudah
hidup berkecukupan dan tidak melakukan apa-apa untuk meningkatkan taraf
hidupnya walaupun sebenarnya pendapatan mereka masih rendah.

Krisis
ekonomi yang terjadi pada 1997 merupakan penyebab yang mendorong sebanyak 70
juta penduduk dunia harus berada di bawah garis kemiskinan. Data yang
dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik adalah sebanyak 27,77
juta orang Indonesia masih berada dalam garis kemiskinan hingga Maret 2017.
Angka tersebut bukanlah angka yang kecil dan bila tidak ditanggulangi, angka
terus akan terus meningkat seiring pula dengan makin meningkatnya jumlah
penduduk Indonesia. 

Globalisasi juga membuat persaingan dalam bidang ekonomi
semakin meningkat, tuntutan akan ekonomi semakin tinggi. Harga barang-barang
kebutuhan pokok semakin meningkat. Semakin seseorang berada di bawah garis
kemiskinan, maka kebutuhan pangan, sandang, papan yang mereka peroleh akan
semakin rendah. Hal itu juga berkaitan dengan kesejahteraan hidup mereka.
Bagaimana bisa mereka hidup dengan sejahtera jika kebutuhan pokok mereka pun
belum dapat terpenuhi dengan baik atau bahkan sama sekali tidak dapat
terpenuhi.

Kemiskinan yang terjadi juga disebabkan karena tingkat
pendidikan yang rendah serta kurangnya lapangan pekerjaan. Karena pendidikan
yang rendah, seseorang menjadi sulit untuk memperoleh pekerjaan yang layak
karena tidak memiliki cukup pengetahuan serta daya kreatifitas yang rendah.
Pendidikan yang rendah juga menyebabkan masyarakat tidak memiliki cukup
keterampilan sehingga tidak mampu melakukan usaha yang maksimal demi
terciptanya keluarga dengan ekonomi yang baik.

 

x

Hi!
I'm James!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out